Jumat, 21 September 2012

Upacara Adat Unggulan Masing-Masing Kecamatan




1.    Kecamatan Bandar : Petik Pari
Upacara adat Methik Pari dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Bandar sebagai upacara permohonan dan rasa syukur kepada Tuhan. Upacara ini dilakukan menjelang panen tiba yaitu pada malam hari.
2.    Kecamatan Nawangan : Kethek Ogleng
Tari Kethek Ogleng diciptakan oleh Pak Sutiman warga Desa Tokawi Kecamatan Nawangan. Tarian ini terinspirasi dari gerakan-gerakan kethek atau monyet.
3.    Kecamatan Arjosari : Jaranan Pegon
Jaranan Pegon merupakan seni tradisional dari Desa Mangunarjo Kecamatan Arjosari. Kesenian ini dilaksanakan saat warga mempunyai hajatan.
4.    Kecamatan Pacitan : Mantu Kucing
Upacara adat Mantu Kucing merupakan upacara adat meminta hujan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Purworejo Kecamatan Pacitan.
5.    Kecamatan Kebonagung : Baritan
Baritan merupakan upacara adat untuk memohon kepada Tuhan agar memberikan keselamatan, dijauhkan dari pagebluk penyakit.
6.    Kecamatan Tulakan : Jemblung Somopuro
Upacara adat ini untuk mengenang seorang seniman jemblung yang bertapa di Gua Somopuro.
7.    Ngadirojo : Jangkrik genggong
Upacara adat Jangkrik Genggong merupakan upacara adat mewisuda anak laki-laki sebagai tanda bahwa anak tersebut telah beranjak dewasa dan boleh berlayar ke laut.
8.    Kecamatan Sudimoro : Gembluk Kromomedjo
Upacara adat Gembluk Kromomedjo dilaksanakan untuk memperingati tragedi Geger Gunung Slurung.
9.    Kecamatan Pringkuku : Ammos
Ammos merupakan cikal bakal seni kothekan lesung di Kabupaten Pacitan.  Hingga saat ini Ammos berkembang di seluruh kecamatan di Kabupaten Pacitan
10.  Kecamatan Punung : Srumbung Mojo
Srumbung Mojo adalah sebuah tempat di kecamatan Punung yang dianggap bertuah. Hingga saat ini masih ada warga yang datang untuk nyadran (bersih kubur) dan ngluari ujar (menepati janji).
11.  Kecamatan Donorojo : Ceprotan
Ceprotan merupakan upacara adat bersih desa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sekar.  Ceprotan biasanya dilaksanakan tiap Minggu Kliwon atau Senin Kliwon pada bulan Longkang atau Dzulkangidah.
12.  Kecamatan Tegalombo : Badut sinampurno
Topi badut sebagai sarana upacara biasanya diritualkan untuk tulak bala, ruwatan, saat akan menikah atau akan dilaksanakan suatu hajatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar